berita, tips kesehatan dan olahraga sehat

Breaking

Senin, 15 April 2019

Dampak Terlalu Sering Minum Minuman Berenergi Bagi Kesehatan Gigi

Dampak Terlalu Sering Minum Minuman Berenergi Bagi Kesehatan Gigi


Minuman energi menjadi andalan bagi orang harus tetap aktif. Minuman ini dapat mengembalikan stamina yang hilang sehingga membuat Anda tetap bugar setelah menjalani berbagai aktivitas. Namun, penelitian melaporkan bahwa jenis minuman ini dapat membuat gigi rusak Bagaimana bisa? Yuk, cari tahu lebih dalam mengenai efek samping minuman berenergi pada kesehatan gigi berikut ini.

Gigi rusak, salah satu efek samping minuman berenergi

Seorang pria di Inggris memposting foto giginya yang rusak dan membusuk secara online. Ia mengaku bahwa ini disebabkan oleh kecanduan minuman penambah stamina.

Postingan yang menjadi viral ini menarik perhatian para ahli gigi, salah satunya Poonam Jain, BDS, MS, MPH, seorang wakil pimpinan di Missouri School of Dental and Oral Health. “Banyak orang beralih dari soda pada minuman berenergi. Meski kelihatannya menyehatkan, jenis minuman ini tidak sesehat yang dipikirkan banyak orang”, jelasnya.

Jain yang juga ketua peneliti University of Illinois pernah melakukan studi sebelumnya. Ia dan rekannya membandingkan efek minuman penambah stamina pada kesehatan gigi. Hasil penelitian ini pun telah diterbitkan pada Journal of General Dentistry tahun 2012.

Berikut penjelasan kenapa minuman energi dapat membuat gigi rusak terutama bila diminum secara berlebihan.

Minuman energi cenderung bersifat asam


Para periset dari penelitian tersebut mengamati 22 minuman berenergi yang populer di kalangan masyarakat. Kemudian, mereka melihat adanya efek samping minuman berenergi ini pada enamel gigi. Enamel atau dikenal juga dengan email gigi ini adalah lapisan yang melindungi saraf dan gigi dari kerusakan.

Lapisan enamel sangat kuat, bahkan melebihi kuatnya tulang. Sayangnya, lapisan tersebut dapat terkikis jika terus menerus terkena larutan asam. Semakin rendah pH suatu zat yang masuk ke mulut, maka enamel gigi akan semakin terkikis.

Sebenanrya, air liur Anda memiliki pH sekitar 6,8 hingga 7. Setelah Anda minum minuman penambah stamina, pH air liur bisa menurun drastis. Satu teguk saja minuman ini, pH air liur bisa menurun drastis berada di skala 2. Agar pH air liur kembali normal, tubuh membutuhkan waktu 30 menit. Jadi, selama proses tersebut, gigi Anda akan terus berada di lingkungan yang asam.

Jika diminum lebih dari satu teguk, seperti satu gelas atau satu botol, maka gigi akan lebih lama berada di lingkungan yang asam. Ini meningkatkan efek samping minuman berenergi yang negatif pada kesehatan gigi. Ditambah dengan kebiasaan buruk lainnya, seperti jarang membersihkan gigi dan pola makan yang tidak benar membuat kesehatan gigi semakin terancam.

Minuman energi mengandung gula


Selain mengandung asam, beberapa minuman penambah stamina juga mengandung gula yang cukup tinggi. Minuman yang mengandung banyak gula ini bisa menyebabkan gula darah melonjak secara tiba-tiba. Ha ini dapat menggangu kerja hormon insulin, yaitu hormon yang mengatur kadar gula dalam darah. Jadi minuman berenergi ini dapat meningkatkan risiko diabetes di kemudian hari.

Selain itu, minuman yang mengandung gula ini dapat meningkatkan konsentrasi bakteri dalam mulut untuk menyebabkan kerusakan. Gigi Anda bisa berlubang dan gusi juga bisa terinfeksi bakteri.

Boleh saja minum minuman berenergi, asal …


Supaya efek samping minuman berenergi tidak sampai merusak gigi, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Pertama, jangan coba-coba untuk mengonsumsinya seperti air biasa. Batasi minuman berenergi yang Anda minum, yaitu 473 ml per hari. Ini setara dengan satu kaleng besar atau dua kaleng kecil minuman energi.

Kedua, tidak mengonsumsi makanan atau minuman yang asam setelah minum minuman berenergi. Ekstra asam ini bisa meningkatkan keasamanan dalam mulut yang membuat gigi rusak. Ketiga, konsultasikan pada dokter sebelum Anda mencoba minuman ini, terutama bagi anak-anak, ibu hamil, atau orang dengan kondisi medis tertentu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar