berita, tips kesehatan dan olahraga sehat

Breaking

Rabu, 31 Oktober 2018

Tips Memilih Box Bayi yang Aman dan Nyaman untuk Si Kecil


Box bayi sebagai galat satu perlengkapan bayi yg harus ada, terutama sesudah si mini   lahir. Sampai usia sebulan, bayi pula lebih banyak tidur, kira-kira 20 jam sehari. Selain itu, box bayi mampu dipakai hingga anak berusia 3 tahun. Maka itu, memilih box bayi yg nyaman & aman sebagai sangat penting buat para orangtua. Bagaimana cara memilih box bayi yang paling baik?

Bagaimana menentukan cara box bayi yg kondusif?
Tempat tidur atau box buat bayi ini merupakan ruang milik bayi Anda, yg nantinya akan mereka jelajahi sendiri waktu Anda nir mengawasinya. Berhubung Anda tidak sanggup monoton mengawasi bayi Anda, box untuk bayi ini haruslah kondusif, nyaman, dan berfungsi baik saat dipakai. Sebelum membelinya, usahakan pertimbangkan beberapa hal ini dia terlebih dahulu.

1. Beli yang mahal belum tentu mengagumkan & aman
Membeli loka tidur bayi nir perlu yang mahal, lantaran mahal nir menjamin ketenangan & keselamatan bayi. Pilihlah box bayi yg sederhana. Hindari membeli box yang kuno dan terbuat menurut kayu, sebab kayu biasanya mempunyai tekstur yg kasar & sanggup mengeluarkan getah sewaktu-waktu. Sebisa mungkin juga hindari memakai box untuk bayi yang pagarnya gampang dibuka, tutup, atau diturunkan.

Dua. Pilih desain yang pas menggunakan perkembangan bayi
Setelah menentukan contoh yg diinginkan, tahap selanjutnya adalah memilih yang ukurannya nir terlalu luas tapi jua nir terlalu sempit. Apabila memilih yang terlalu mini  , dikhawatirkan bayi Anda nir dapat bergerak bebas pada dalamnya. American Academy of Pediatrics menyarankan tinggi ideal buat pagar box bayi sebatas 50-60 centimeter.

Pastikan jua pagar box bayi nir terlalu renggang jaraknya. Pagar loka tidur bayi yg terlalu renggang dapat mengakibatkan anggota badan, terutama ketua bayi, masuk di antaranya & terjebak.

3. Pilih kasur bayi yg sempurna
Saat membeli box buat bayi pastinya Anda juga membeli satu paket dengan kasur atau matras. Ada baiknya buat menentukan kasur yg tidak terlalu empuk. Mengapa? Kasur yg terlalu empuk bisa menciptakan bayi masuk karam. Hal inilah yang kadang mengakibatkan risiko SIDS (sudden infanth death syndrome).

Bayi yang posisi tidurnya nir benar atau nyaman cenderung memiliki kesulitan untuk bernapas. Saat bayi dalam posisi telungkup, konvoi udara di lisan sebagai terganggu karena adanya penyempitan jalan napas. Hal ini mengakibatkan bayi menghirup karbondioksida yg baru saja beliau embuskan, sehingga kadar oksigen pada tubuh bayi sebagai kurang. Hal itulah yg mengakibatkan bayi mampu tewas.

4. Periksa box bayi secara menyeluruh
Periksa badan box lainnya. Cermati, apa ada cat yg terkelupas, apa terdapat sekrup yg longgar atau hilang, dan pastikan bahwa box bayi yg Anda pilih aman untuk si kecil. Jangan lupa, kasur bayi wajib  pas menggunakan berukuran box. Bila kasur yang Anda beli berukuran lebih besar  daripada box-nya sebagai akibatnya menekuk pinggiran kasur, hal itu dapat membahayakan. Bayi Anda bisa saja bermain dan menggeser posisi kasur.

5. Bila ingin menggunakan box bekas, periksa ulang keamanannya
Terkadang, orangtua akan mewariskan box turun-temurun, dimulai menurut anak pertama hingga anak terakhir. Namun sayang, hal ini sebetulnya menyimpan sisi bahaya apabila nir cermat. Apabila ingin memakai box, Anda wajib  memeriksa ulang semua engsel box, ketahanan pagar, kepadatan kasur dan bentuk kasurnya, serta beberapa hal lainnya.

Usia anak Anda pertama dan terakhir Anda mungkin memiliki disparitas yang relatif jauh. Itu sebabnya menyelidiki keamanan box tentu menjadi krusial mengingat box yg Anda gunakan jua telah mempunyai usia. Anda mungkin bisa menghubungi toko atau penghasil penyedia box buat memeriksa baku keamanan box yang terbaru.

Memangnya, apa bahaya yang mampu terjadi akibat pakai box bayi?
Indikasi bayi kehilangan cairan tubuh

Menurut CDC atau Center for Disease Control and Prevention, dalam tahun 2015 terdapat 3.700 bayi mati dunia pada Amerika Serikat akibat SIDS atau sindrom kematian bayi mendadak. Masih dari formasi perkara CDC, masih ada beberapa beberapa bahaya lain yang disebabkan oleh box bayi, yaitu:

- Sekitar 15 persen bayi cedera lantaran jatuh dan terbentur pagar box bayi.
- Sekitar 6 persen bayi cedera karena terjepit pagar box.
- Beberapa bayi mengalami memar & tergores pada dalam box mereka.
- Sekitar 1 % bayi  meninggal lantaran terjepit di dalam box.
- Perhatikan beberapa hal ini sebelum memakai box bayi!
- Baiknya letakkan bayi pada posisi berbaring telentang ketika tidur.  Jangan sekali-sekali meletakkan bayi buat tidur tengkurap di tempat tidur sekalipun anak sudah bisa membalik badannya sendiri.
- Gunakanlah kasur yang padat, datar, pakai seprai. Ini berguna buat mencegah bayi tersedak saat tidur karena karam di pada kasurnya & menghindari risiko kematian bayi mendadak.
- Letakkan box bayi dekat menggunakan Anda, jangan beda kamar atau ruangan. Usahakan box berada di samping ranjang Anda. Ini bisa dilakukan setidaknya sampai bayi berusia 1 tahun.
- Jangan isi box buat bayi dengan selimut, mainan, bantalan, atau boneka. Bayi berusia 1 tahun sanggup menggunakan bantalan ini buat memanjat keluar box & bayi berisiko terjatuh.
- Jangan tutup kepala bayi dengan topi tidur. Ini bisa menciptakan bayi kepanasan dan nir nyaman karena berkeringat.
- Taruh box buat bayi jauh berdasarkan ventilasi. Sinar surya & angin yg mungkin pribadi menerpa bayi bisa membuatnya merasa tidak nyaman. Jangan lupa juga buat menjauhkan box bayi dari gorden atau tirai yg menjulang tinggi. Bayi sanggup terlilit atau tertimpa hambatan gorden apabila beliau menariknya.
- Begitu anak Anda tingginya kurang lebih 1 meter, terdapat baiknya dia mulai tidur pada loka tidur biasa. Jika takut anak Anda jatuh, sediakan kasur yg ditaruh pada lantai & temani agar anak merasa nyaman terbiasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar