berita, tips kesehatan dan olahraga sehat

Breaking

Rabu, 31 Oktober 2018

Kapan Harus Mulai Persiapan Kehamilan Bila Mau Punya Bayi?


Anda & pasangan telah menetapkan ingin punya bayi? Bukan hanya ketika bekerjasama intim yg wajib  diperhatikan, tapi kondisi kesehatan Anda dan pasangan pula wajib  diperhatikan. Apakah tubuh mak   yang akan sebagai “rumah sementara” calon bayi telah siap untuk menghidupi bayi? Nah, ini harus dipersiapkan menggunakan matang. Kapan, sih, wajib  mulai persiapan kehamilan?

Persiapan kehamilan berdasarkan sisi nutrisi
Mungkin masih banyak bunda yg baru memerhatikan kehamilannya selesainya tahu bahwa dirinya hamil. Ini mungkin mampu dikatakan terlambat, lantaran bisa jadi usia kandungan mak   sudah memasuki 4 minggu, lima minggu, bahkan 8 minggu. Padahal di awal-awal kehamilan, calon bayi dalam kandungan telah membutuhkan nutrisi yg cukup buat mendukung perkembangannya.

Di minggu-minggu pertama kehamilan, Anda mungkin belum mampu merasakan kehamilan. Tetapi, calon bayi dalam tubuh Anda sudah mulai berkembang. Sel telur yg sudah dibuahi sang sperma sedang mengalami banyak pembelahan sel sampai terbentuk embrio yg akan menempel pada rahim. Ini adalah proses yg panjang yg membutuhkan dukungan lingkungan rahim & juga gizi mak   yg baik.

Gizi yang baik telah sangat diharapkan sebelum hamil menjadi salah  satu persiapan kehamilan. Kebutuhan protein bunda telah harus cukup lantaran protein merupakan zat gizi penting yang diperlukan pada pembentukan & pembelahan sel. Selain itu, kebutuhan asam folat mak   juga sudah wajib  terpenuhi. Asam folat adalah zat gizi penting yg diperlukan dalam awal kehamilan buat pembentukan otak & sumsum tulang belakang yg paripurna. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat merekomendasikan agar perempuan   mengonsumsi 0,4 mg (400 mcg) asam folat per hari setidaknya satu bulan sebelum hamil, buat mencegah bayi lahir cacat.

Mempersiapkan berat badan yang sehat sebelum hamil
Selain kebutuhan asam folat, berat badan juga harus Anda siapkan sebelum hamil. Apabila berat badan kurang berdasarkan normal, sebaiknya capai berat badan normal dulu sebelum hamil. Hal ini bertujuan agar berat badan selama kehamilan sehat. Sebaliknya, apabila berat badan berlebih, sebaiknya turunkan berat badan terlebih dahulu sebelum hamil, agar risiko-risiko yang sanggup timbul dampak berat badan berlebih ketika kehamilan bisa ditekan. Ibu hamil dengan berat badan berlebih bisa memiliki risiko kesehatan, misalnya diabetes gestasional, preeklampsia, infeksi saluran urine, sampai menaikkan risiko melahirkan sesar.

Jika berat badan masih kurang atau kelebihan, Anda mungkin membutuhkan waktu beberapa bulan, bahkan mungkin lebih kurang 3 bulan buat mencapai berat badan normal sebelum Anda siap hamil. Banyak mengonsumsi makanan sehat, misalnya sayur-sayuran & butir-buahan dapat membantu Anda menerima berat badan normal, selain pula adalah asupan gizi yang sehat.

Selain sayuran & buah-buahan, Anda jua wajib  mengonsumsi makanan asal protein misalnya daging, ayam, ikan, telur, tahu, tempe, & kacang-kacangan. Ingat, protein sangat dibutuhkan pada awal kehamilan buat pembentukan sel & perkembangan janin. Pilihan asal protein yg mengandung lemak sedikit agar berat badan Anda tetap terjaga, seperti ayam tanpa kulit, daging tanpa lemak, susu rendah lemak, & lainnya.

Jangan lupa, berolahragalah secara teratur supaya kalori yg masuk mampu terbakar menggunakan optimal. Selain berat badan jadi stabil lantaran olahraga, tubuh pun jadi lebih bugar pada mempersiapkan kehamilan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar