berita, tips kesehatan dan olahraga sehat

Breaking

Rabu, 31 Oktober 2018

Bila Kakek Nenek Punya Diabetes, Apakah Cucunya Pasti Diabetes Juga?


Dalam famili akbar Anda, adakah yg mengidap diabetes? Jawabannya hampir pasti ada. Mungkin kakek atau nenek Anda mengidap diabetes, sanggup pula orangtua Anda sendiri. Nah, banyak yg bilang bahwa keturunan diabetes umumnya akan loncat satu generasi. Maksudnya kalau kakek atau nenek punya diabetes, maka yang berisiko kena penyakit ini yaitu cucu mereka. Atau kalau orangtua Anda mengidap penyakit yg dikenal juga sebagai kencing cantik ini, kemungkinan besar  anak Anda nanti yg lebih berisiko daripada Anda.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, tim Hello Sehat berkonsultasi menggunakan dr. Dante Saksono H. Sp.PD-KEMD, Ph.D., seorang dokter spesialis endokrin sekaligus ahli diabetes molekuler berdasarkan Departemen Ilmu Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.

Apakah diabetes itu penyakit keturunan?
Ketika ditemui pada RSCM, Jakarta Pusat dalam Rabu (24/9), dr. Dante menjelaskan bahwa diabetes adalah penyakit yg terjadi akibat gangguan penggunaan glukosa pada tubuh. Glukosa tidak sanggup digunakan dengan optimal dalam orang diabetes lantaran masalah dalam hormon insulin. Entah insulinnya nir diproduksi, jumlahnya kurang, atau insulin bersifat resistan.

“Diabetes merupakan penyakit yg memang ditentukan sang genetik,” celoteh dr. Dante yang jua aktif dalam Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (Perkeni). Maka, diabetes memang termasuk menjadi penyakit keturunan. Ada gen spesifik yg mampu diturunkan menurut orangtua ke generasi-generasi selanjutnya.

Akan namun, terdapat faktor-faktor lain yang mampu mengakibatkan diabetes. Misalnya faktor gaya hayati nir sehat. Orang yg kurang aktif bergerak, memiliki berat badan berlebih, serta acapkali makan yg sembarangan lebih rentan kena diabetes meskipun dalam keluarganya tidak terdapat yg diabetes.

Betulkah keturunan diabetes pasti loncat satu generasi?
Buat yg punya keturunan diabetes, entah itu kakek atau nenek, mungkin Anda jadi lebih was-was terhadap penyakit mematikan yang satu ini. Apalagi poly yang bilang bahwa biasanya penyakit diabetes diturunkan menurut kakek nenek ke cucunya, melompati generasi orangtua.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, memang ada gen khusus yg mampu jadi pencetus diabetes. Tetapi, punya gen tersebut bukanlah agunan seratus % bahwa Anda pasti akan kena diabetes. “Kombinasi menggunakan gen-gen tertentu baru akan ada menjadi diabetes,” celoteh dr. Dante. Maksudnya begini, punya satu jenis gen rentan diabetes saja, tidak akan membuat Anda otomatis kena diabetes. Kalau gen tadi bercampur dengan gen rentan diabetes lainnya, barulah Anda berisiko tinggi.

Supaya lebih gampang dipahami, dr. Dante memberi contoh bahwa ayah Anda punya diabetes, ad interim mak   tidak. Itu berarti Anda punya satu jenis gen (contohnya gen A) yg membuat Anda lebih rentan kena diabetes. Kemudian Anda menikah dan punya anak. Ibu mertua Anda punya diabetes, sementara ayah mertua nir. Artinya pasangan Anda jua punya satu jenis gen (contohnya gen B) yg membuatnya rentan sakit diabetes.

Anda dan pasangan akhirnya sama-sama punya “gen keturunan diabetes” yang diwariskan berdasarkan orangtua masing-masing, tetapi gen tadi tidak cukup kuat buat memunculkan diabetes dalam Anda atau pasangan. Nah, ketika “gen diabetes” Anda dan pasangan (gen A dan gen B) bertemu kemudian diturunkan ke anak Anda berdua, maka anak Anda kemungkinan mendapatkan kombinasi 2 “gen keturunan diabetes” dari Anda dan pasangan. Inilah yg membuat putra-putri Anda jadi lebih rentan terhadap diabetes daripada Anda dan pasangan.

“Faktor kawin inilah yang akan memperparah gen diabetes, sebagai akibatnya keturunan kita nantinya pasti lebih tinggi risikonya,” tutup dr. Dante. Jadi meskipun memang bukan harga mati, seorang cucu yang kakek dan neneknya menurut kedua sisi sama-sama punya diabetes mungkin lebih berisiko mewarisi penyakit tadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar